Tuntaskan masalah Gizi dan Stunting, Puskesmas Andalas jalin kerja sama dengan kecamatan dan Universitas Andalas

Masalah Stunting adalah 1 dari 5 masalah kesehatan yang sedang menjadi prioritas untuk di tangani di Indonesia. Menurut pemaparan dari dr. Ikhwan pakar mikrobiologi Universitas Andalas, angka stunting nasional Indonesia sudah lebih buruk dibanding dengan Afrika. Ini adalah salah 1 sebab mengapa masalah stunting menjadi salah 1 prioritas masalah kesehatan Indonesia.

Dari hasil penelitian dr. ikhwan dkk, Di Sumatera barat beberapa kabupaten dikatakan mayoritas anak-anaknya mengalami stunting. Salah 1 contoh yang disebutkannya adalah Kabupaten Pasaman timur. Di Kota Padang khususnya di wilayah kerja Puskesmas Andalas, kasus stunting dan gizi buruk juga di temukan. Dari kasus itulah muncul inovasi rumah gizi oleh Puskesmas untuk memperbaiki asupan gizi anak dengan masalah gizi dan stunting. Namun dr. Ikhwan memaparkan bahwa masalah stunting bukan hanya karena asupan gizinya yang kurang, namun ada faktor lain sperti kualitas pencernaan, kualitas metabolisme, gen anak, dll. Maka untuk mengetahui lebih jauh akar penyebab stunting Puskesmas bekerja sama dengan dr. Ikhwan dkk dari Univ. Andalas untuk meneliti penyebab stunting pada anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Hal ini di maksudkan agar tindakan yang diambil oleh Puskesmas untuk mengatasi masalah stunting bisa lebih tepat dan memiliki efektifitas tinggi.

Disamping itu peran pemerintiah setempat yaitu kecamatan dan kelurahan adalah untuk membantu mensosialisasikan dan memfasilitasi tim peneliti untuk mengambil data di wilayahnya, sehingga memudahkan tim peneliti dalam proses pengambilan data berupa sampel darah anak-anak.

Masalah stunting dapat dicegah mulai dari memperbaiki kualitas gizi orang tua atau calon orang tua terutama perempuan. Maka dari itu mari cegah stunting. Menjaga kualitas gizi sebelum menikah atau ketika hamil sama dengan berkontribusi mencegah stunting di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.